« April 2006 | Main | June 2006 »

May 27, 2006

refresh

Hari kamis kemarin adalah hari yang membuatku senang sekaligus ilfil
senang karena bisa berkumpul dengan teman2 se itb multiangkatan. tapi ilfil, karena lagi-lagi berprasangka baik yang tidak proporsional.

sudahlah tidak perlu dibahas... pelajaran buat aku sendiri adalah gak boleh berprasangka buruk berlebihan dan gak boleh berprasangka baik berlebihan juga.

Kemarin malam aku mendapat pelajaran lagi tentang siapa yang membuatku tenang bila berada di dekatnya? (kata-kata yang aneh)
tapi bagiku ini adalah pelajaran yang fundamental...
bagi seorang muslim seharusnya Allah lah yang membuatnya tenang dan nyaman bila berada di dekatnya

aku sempat mengalami keterperosokan di saat aku mulai beralih
aku merasa tenang dalam naungan seorang manusia yang lemah
ini adalah sebuah kesalahan kecil yang fatal
akibatnya aku tak berdaya dalam jebakan yang kubuat sendiri ini

untungnya aku segera sadar setelah beberapa waktu mencari sumber energi untuk memulihkan diriku

aku telah salah manyandarkan diriku pada manusia

Hari ini...
aku sedih...
tapi aku harus memulai kehidupanku yang baru (setelah berusaha keluar dari keterperosokan...)
bagi cukup Allah saja
tiada yang lain...

Dialah sumber kekuatan abadi yang tak kan pernah mati
Dialah yang  membuat kita sanggup melakukan apa yang tak sanggup dilakukan manusia biasa

Dialah Allah...

Cerita Aja

Kaget, sedih, bingung, kecewa, merasa bersalah...
mungkin kata-kata ini yang bisa mewakili perasaanku kini

Aku sadar, aku terlalu egois dan tidak sanggup untuk membuka diriku pada sodariku yang satu ini.
Sampai-sampai aku tidak tau sama sekali apa yang terjadi dengannya beberapa bulan terakhir ini.
Aku hanya berpikiran baik bahwa beliau baik-baik saja setelah kejadian itu...
Tak pernah terlintas di benakku sekali pun... dia bisa berpaling dan berpikiran sebegitu buruknya padaku (pada kami?)
Aku kira aku sudah mengerti dirinya...
ternyata tidak sama sekali
Jauh benar kenyataan dari segala prasangkaku
Aku benar-benar telah kehilangan dirinya dari hidupku

Aku benar-benar sedih dan merasa bersalah...

Tak tau apa yang akan ku perbuat kini

Aku ingin ungkapkan padanya tentang kisah kami dulu
Bersama dalam aktivitas-aktivitas dawah yang menyenangkan
Aku masih ingat ketika kau kecewa dengan seseorang
dan aku pun merasakan hal yang sama
Ku kira pembicaraan kita dulu, cukup mengobati hatimu
Ternyata tidak... aku benar-benar salah dan tak mengenalmu

Aku masih ingat dengan kegigihanmu menghidupkan pengajian di sini
Membuat mading islam yang kreatif
Membina adik-adik angkatan kita yang begitu mencintaimu
Aku masih ingat betapa kau begitu bahagia beraktivitas di bidang kemuslimahan
dan kau begitu bangga dengan style mu yang sedikit tomboy

Hmmm
ternyata  aku tidak mengenalmu
aku salah besar
dan tak tau apa yang harus kulakukan kini

Aku masih ingat kau segan dengan seorang ikhwan
kau bilang di kelas dia suka membantai
tapi ku bilang dia baik
beberapa waktu kupikir kita sepakat bahwa beliau adalah pejuang sejati

Aku masih ingat kehadiranmu dalam suasana duka yang tak kan pernah terulang
kau samapai menitipkan motormu di rumah seorang akhawat demi penghormatan terakhirmu pada salah seorang saudaramu

MASIHKAH KAU INGAT ITU?
saat kita menangisi kepergiannya
saat-saat kau mengenang akan ajakannya untuk berpartisipasi dalam pemilu kahim
saat-saat kita bertekad bersama untuk menapaki jalan ini dan melanjutkan perjuangannya

mungkin ini tak berharga bagimu...

aku hanya berharap, suatu saat kau bisa memaafkan ku
dan kau tak lagi berpikiran buruk tentang diriku (kami?)

dalam hatiku...
kau masih saudariku

maafkan aku
ajarkan aku tentang berteman
ajarkan aku tentang ketulusan
ajarkan aku tentang kreativitas
yang tidak aku temui di sini
yang kau temui di dunia barumu

aku mencitaimu karna Allah...

May 16, 2006

taujih pengobat hati...

ME AND TEH EMA IF 99
detriana sari: assalamualaikum wr wb
detriana sari: teteh
ers085: wa'alaykumussalam... wr wb
detriana sari: detri inih
ers085: iya...
detriana sari: mau minta taujih
ers085:
detriana sari: teh
detriana sari: apa nilai strategis bagi dawah
detriana sari: ketika kita melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya
detriana sari: s2
BUZZ!!!
ers085: hmm.....
ers085: banyak....
ers085: dari sisi pribadi, si fulan berarti telah meningkatkan kapasitas dirinya  --> lbh bijaksana
ers085: dr sisi keluarga, jg begitu
ers085: di negara kita, titel masih mendapat perhatian lebih
ers085: lulusan doktor lbh dihormati dan mendapat tempat di jabatan publik dibanding master apalagi sarjana
ers085: -- walau mungkin saja skill yg dimiliki sarjana lbh tinggi
detriana sari: iya
detriana sari: saya mengerti
detriana sari: ada lagi gak teh
detriana sari: ???
ers085: :)
ers085: ingat hadist ttg amar ma'ruf nahi munkar, yg isinya kurang lebih ..... 'jika sanggup menghentikan dengan tangan, bla..... selemah2 nya dengan hati'
ers085: --ga hapal haditsnya
detriana sari: ya
ers085: nah, klo kita punya jabatan publik, ditambah dgn titel (walau ga hrs selalu dgn cara spt ini ya... ), amar ma'ruf nahi munkar insya Allah bisa lebih mudah untuk dilakukan
ers085: he...he... coba aja misalnya hidayat nur wahid titelnya bukan doktor, mungkin ga akan kepilih jd ketua MPR
detriana sari: iya ya
detriana sari: bener teh
detriana sari: sekarang lagi gundah gulana nih
ers085: intinya mah, klo dengan ilmu kita (apapun jenjang pendidikan yg kita tempuh dan sampai setinggi apapun), kmd kita bs memanfaatkan untuk kepentingna org banyak, itu juga da'wah kan ?
detriana sari: hmmm
detriana sari: betul teh
detriana sari: trus teh
ers085:
detriana sari: bagaimana pengalaman teteh  ketika teteh memutuskan untuk s2?
ers085: detri... afwan... sy mau pulang...
ers085: insya Allah kita lanjutkan lain waktu ya ukhti....
detriana sari: ohya
detriana sari: ada pesan terakhir?
ers085:
ers085: klo kita sudah mengambil keputusan akan suatu hal, lewat suatu pertimbangan yg matang tentunya, bulatkan hati unutk melaksanakan keputusan itu, dan bersiap untuk menanggung segala konsekuensinya
ers085: jgn pernah lantas di kemudian hr timbul penyesalan... andai sj dulu tdk memilih ini, andai sj dulu tdk melakukan ini, bla... bla... bla..
detriana sari: baiklah teh
detriana sari: jazakillah khairan katsir
detriana sari: soakan saya ya teh....
detriana sari: eh doakan
ers085: insya Allah
ers085: pamit dulu ya,,,
ers085: assalamu 'alaykum...
ers085 has signed out. (16/05/2006 17:11)


ME AND AKH EGI 99

detriana sari: assalamualaikum wr wb
detriana sari: punten mengganggu
detriana sari: mau minta taujih
egi suarga: wa'alaikumussalam
egi suarga: maksudnya?
detriana sari: mengenai fungsi pemuda sebagai iron stock....
detriana sari: sepenting apa sih seorang kader dawah memiliki pendidikan yang tingi..
egi suarga: iya, gimana?
detriana sari: ?
detriana sari: tinggi
egi suarga:
egi suarga: ya penting dong ukh
detriana sari: pentingnya gimana?
detriana sari: kalo penting
detriana sari: iya
detriana sari: ana TAHU
detriana sari: tapi belum paham
egi suarga: bukankah Allah memerintakan kita untuk mencari ilmu?
egi suarga: melampaui langit dengan sulthan (QS. Ar-Rahman), katanya sulthan disini adalah ilmu pengetahuan
egi suarga: kaidah dasarnya itu
egi suarga: perintah Allah
egi suarga: lantas kemudian karena kita berada dalam sebuah komunitas da'wah
egi suarga: jadi, semua aktivitas kita dikontribusikan untuk da'wah
egi suarga: termasuk keilmuan kita
detriana sari: hmmm
detriana sari: seberapa besar kita harus berkorban untuk bagian ini?
BUZZ!!!
detriana sari: masih ol?
detriana sari: taujihnya bisa diteruskan tidak?
egi suarga: iya
egi suarga: masih
egi suarga: seberapa besar kita berkorban?
detriana sari: iya
detriana sari: konkretnya..
detriana sari: cape fisik dan mental juga finansial untuk pendidikan
detriana sari: ???
detriana sari: photo sharing?
egi suarga: fattaqullaha mastatho'tum (QS at Taghabun)
egi suarga: bertakwalah sesuai kemampuanmu..
egi suarga: ya, berkontribusi semampu kita
You have canceled the invitation to start photo sharing.

egi suarga: afwan, mungkin salah pencet
detriana sari: gpapa
egi suarga: jadi, pertama, Allah menyuruh kita untuk menguasai keilmuan kita
egi suarga: itu dicontohkan oleh para ulama terdahulu
egi suarga: ada al khawarizmi, ibnu sina, ibnu rusyd, imam syafi'i
egi suarga: dan selanjutnya, keilmuan kita dikontribusikan untuk ummat
egi suarga: untuk Islam...
egi suarga: sejauh mana kita berkontribusi?
egi suarga: sejauh kemampuan kita...
egi suarga: dalam surat at-taghabun tadi
detriana sari: ic
detriana sari: bisa cerita pengalaman antum gak?
detriana sari: ttg dawah profesi
detriana sari: yang kerasa banget
detriana sari: bahwa pendidikan yang tinggi itu penting
egi suarga: nah, yang antum bingung dimananya?
detriana sari: ya udah cerita aja
detriana sari: ana dapet kesempatan s2
detriana sari: untuk semester ini
detriana sari: maksudnya
detriana sari: semester depan
detriana sari: secara pribadi sangat ingin
detriana sari: tapi
detriana sari: merasa khwatir ini semua malah menjadi kepentingan pribadi semata
detriana sari: makanya ana ingin memahamkan diri bahwa jalanyang ana pilih ini berkaitan erat dengan dawah
detriana sari: sekarang lagi ngurus administrasi
detriana sari: semuanya begitu mepet
detriana sari: karena dulu gak "bulet"
detriana sari: untuk ikut
detriana sari: kurang serius
detriana sari: dan sekarang pun mepet
detriana sari: untuk segera menyelesaikan Tugas AKhir
detriana sari: dan minta jaminan dari dosen2 bahwa ana punya probabilitas tinggi untuk lulus mata kuliah tersebut
detriana sari: ana hanya punya waktu satu hari
detriana sari: untuk mengurus ke dosen
detriana sari: yaitu besok
detriana sari: utk tugas akhir masih banyak kekurangannya
detriana sari: sekarang waktu banyak tersita untuk ini semua
detriana sari: menurut antum gimana?
egi suarga: terus?
detriana sari: menurut antum gimana?
detriana sari: dengan kondisi waktu tersita untuk ngurus2 s2 dan menyelesaikan TA
detriana sari: dan kesulitan membangkitakn sebuah keyakinan bahwa jalan yang ana pilih ini bukan ego pribadi
detriana sari: hmmm tepatnya meluruskan niat
egi suarga:
egi suarga: kalau ana jadi antum
egi suarga: ana ambil kesempatan itu
detriana sari: lalu?
egi suarga: gak ada salahnya mencoba
egi suarga: coba diselesaikan semua administrasinya
egi suarga: kalau Allah mengizinkan, tak ada yang sulit
egi suarga: dan kalau memang itu jalan antum...insya Allah tidak akan kemana
egi suarga:
egi suarga: kejar saja ukhti, masih ada waktu satu hari
egi suarga: insya Allah, kontribusi antum sangat dinantikan bagi da'wah
detriana sari:
detriana sari: iya Insya Allah
detriana sari: ana akan berusaha semaksimal mungkin
egi suarga: lihat akh brian (FT94) yang baru menyelesaikan gelar doktoral di jepang
egi suarga: dan sekarang jadi dosen ITB
detriana sari:
detriana sari: subhanallah
detriana sari: senang sekali
detriana sari: ana mendapat sudut pandang yang berbeda ttg dawah ini
detriana sari: syukron
detriana sari: minta doanya
detriana sari: supaya besok bisa selesai administrasinya
egi suarga: ana golongan darahnya B
detriana sari: antum dibandung?
egi suarga: akh anas juga
detriana sari: oh ya?
detriana sari: bisa diforward kabarnya ke akh anas?
egi suarga: iya, insya Allah
egi suarga: semoga dimudahkan
detriana sari: amiiiiin
detriana sari: senang sekali mendapatkan dukungan dari sesama ikhwah
egi suarga: satu hal yang ana yakini
detriana sari: ana didukung oleh banyak pihak
egi suarga: bahwa Allah memiliki skenario yang indah untuk kita
detriana sari: tapi anan merasa kurang yakin ketika temen2 ikhwah belum/tidakmendukung
egi suarga: dan setiap langkah kehidupan kita, insya Allah adalah skenario terindah bagi kita
detriana sari:
detriana sari: subhanallah
egi suarga: insya Allah ukhti...maju terus
egi suarga: ana memaksakan masuk bappenas juga atas dukungan ikhwah
detriana sari: syukron taujihnya
detriana sari: sangat membantu dan menyemangati
detriana sari: jazakallah khair
detriana sari: wassalamualaikum wr wb
egi suarga: wa'iyyakum
egi suarga: wa'alaikumussalam

ME ANG T SISKA EL 00

siska: kenapa dek?
siska:
detriana sari: ya teh
detriana sari: makasih atas perhatiannya
detriana sari: ini teh
detriana sari: lagi butuh diyakinkan dan dipahamkan
siska: hem..
detriana sari: ttg pentingnya seorang kader memiliki pendidikanyang tinggi
siska: menurut detri sendiri gimana?
detriana sari: hhhh
detriana sari: bingung teh
detriana sari: takut
detriana sari: gak jelas
siska: kenapa takut?
detriana sari: bagaimana memisahkan keinginan sendiri dengan kepentingan dawah
siska: kenapa bingung?
detriana sari: takut banget
detriana sari: ya itu
detriana sari: ketika berjalan sendiri
detriana sari: khawatir terjeremabab pada keegoisan
detriana sari: saya belum mengerti betul apa pentingnya ikut s2
detriana sari: nilai strategis untuk dawah
detriana sari: tidak sepeti dulu waktu masuk itb
detriana sari: saya paham betul
detriana sari: akan pilihan ini
detriana sari: dan yakin betul bahwa ini sangat erat pangatuhnya terhadap dawah
detriana sari: sekarang...
detriana sari: seperti kehilangan arah
detriana sari: dan semangat
detriana sari: karena gak paham betul
siska: detri kemarin ikutan seminar dakwah paska kampus nggak?
detriana sari: ikut teh
siska:
siska: trus
siska: dari situ dapet apa aja?
detriana sari: dapet apa ya?
detriana sari: cerita orang2
detriana sari: hehehe
detriana sari: belum terinternalisasi teh
detriana sari: baru sekedar tau
siska: dari cerita2 orang itu
siska: dari sekian bidang yang dipaparkan
siska: detri merasa lebih cocok dimana?
detriana sari: ibu rumah tangga
detriana sari: =D
detriana sari: ;D
detriana sari:
siska:
siska: trus detri mau ngapain aja dgn menjadi ibu rumah tangga?
detriana sari: aduh teh
detriana sari: pertanyaan yang sulit
detriana sari: belum kebayang da
siska: trus kenapa memilih ibu rumah tangga?
siska: he he he
siska: tambah bingung ya
detriana sari: hehe
detriana sari: iya
detriana sari: bingung
siska: gini dek
detriana sari: sepertinya hidup saya tuh mengalir seperti air
siska: yang saya pelajari selama ini
detriana sari: gak pernah dipaksain
siska: ya
siska: saya belum lama2 banget berharakah
siska: tapi saya bisa dengan yakin
siska: dapat menyimpulkan
siska: bahwa apa pun kita
siska: berkontribusilah untuk dakwah
siska: jangan membebani dakwah
siska: jadilah dewasa
siska: yang detri rasakan sekarang mungkin memang efek tarbiyah kita di ITB kali ya?
siska: semua serba directed
siska: sebagian besar lah
siska: begitu kita dihadapkan pada posisi kita boleh memilih sendiri
siska: jadi berasa ada beban moral
siska: jadi kebingungan
siska: kalau detri mau percaya saya
siska: *halah! emang apaan?!*
siska: jamaah kita belum cukup mature untuk bisa membantu kita mengambil keputusan untuk hal2 seperti ini
siska: fitrahnya kita ingin masuk ke bidang dakwah yang sudah rapi
siska: yang sudah terkoordinasi
siska: yang mendapatkan perhatian dan bimbingan serius dari struktur
detriana sari: ic
siska: disana mungkin kita merasa 'keren', merasa dalam posisi yang 'save', jauh dari kemungkinan bersalah
detriana sari: iya teh bener
siska: kadang.....
detriana sari: kayaknya kaget banget
detriana sari: pas dihadapkan dengan situasi seperti ini
siska: kita kemudian bisa jadi
siska: merasa sudah berbuat banyak untuk dakwah
siska: padahal 'kebetulan' saja kita berada pada bidang yang sudah rapi yang otomatis efeknya pada dakwah jadi tampak signifikan
siska: jarang kita berpikir extra ordinary
siska: mengambil jalan2 sepi
siska: mengambil pilihan2 yang unusual
siska: jarang pula memilih menjadi lumut
siska: merintis....
siska: ada atau tidak ada kita
siska: dakwah tetap berjalan
siska: itu janji Allah
siska: itu berarti
siska: dakwah itu bisa dan harus hidup
siska: dimana saja
siska: kapan saja
siska: strategis atau tidaknya sesuatu bidang garapan
siska: tidak penting lagi jika kita tidak berbuat apa2 di sana
siska: ada lahan2 yang ramai dengan publikasi
siska: ada juga jalan2 sepi yang mungkin hanya ada kita dan Allah
siska: lagipula kita tidak pernah tahu
siska: apa yang akan menjadi strategis ke depannya
siska: apa pun itu dek....
siska: pilihlah untuk tidak membebani dakwah dengan menyandarkan banyak mimpi pribadi di sana
siska: pilihlah untuk membingkai mimpi pribadi dengan dakwah
siska: yakin saja
siska: apa pun pilihan
siska: setidak populer apapun itu
siska: kita bisa menjadi manusia yang sangat bermanfaat
siska: semua di tangan kita
siska: dan ijin Allah
siska:
siska: 'afwan
siska: tambah bingung ya?
detriana sari: bentar
detriana sari: gak teh
detriana sari: gak bingung kok
detriana sari: ya
detriana sari: saya merasa sangat berat
detriana sari: ....
detriana sari: trus teh
siska: trus dek...
siska: apa pun itu
siska: harus diambil dengan kesadaran akan tanggung jawabnya
siska: jangan sampai hati kita berharap banyak dari jamaah
siska: nanti kecewa
siska: orientasinya
siska: apa yang bisa kita berikan untuk dakwah
detriana sari: ic
siska: gimana dek
detriana sari: betul teh
siska: membantu nggak
siska: 'afwan ya
detriana sari: membantu banget
siska: kalau baik
detriana sari: jadi pengen nangis
detriana sari:
siska: tafadhali diambil
siska: kalau nggak
siska: lupakan saja
siska: jangan nangis
siska: detri kan akhwat jagoan
siska:
detriana sari:
detriana sari: nangisnya nangis terharu
siska:
detriana sari: karena
detriana sari: temen2 ikhwah rasanya tidak se mensupport temen2 di lab
detriana sari: saya seneng
detriana sari: teteh mau mengerti
detriana sari: memberikan sudut pandang yang benar
siska: kalau itu mah...
siska: karena terasa ada gap ukhti...
siska: akademis sebenarnya kebutuhan dan kepentingan semua mahasiswa kan?
siska: dan ikhwah kita yang tidak di lab
siska: karena berbagai alasan ya...
siska: merasa ditinggalkan
siska: untuk sebuah alasan yang tampak
siska: yang tampak sangat pribadi
siska: yaitu akademis
siska: begitu bukan?
detriana sari: hmm
detriana sari: maksudnya?
siska: wah
siska: jangan2 saya salah tangkep ya?
siska:
siska: cukup dulu deh dek
siska: 'afwan ya
siska: mau pulang
siska:
siska: lanjut besok mungkin ya?
detriana sari: tunggu dulu teh
detriana sari: statement yang terakhir
detriana sari: maksudnya
siska: baik
detriana sari: tmn2 yang tidak dil ab merasa ditinggal oleh temen2 yang di lab?
siska: dalam satu hal itu
siska: akademis
siska: semua
siska: fitrahnya
siska: pasti ingin merasakan kehidupan lab ukhti....
siska:
detriana sari: trus
detriana sari: maksudnya pribadi?
siska: tampak
siska: seperti kepentingan pribadi
siska: tampak seperti kepentingan pribadi saja
siska: seperti itu atau tidak
siska: tergantung masing2 sebenernya
siska: dah adzan dek....
detriana sari: iya
detriana sari: syukron teh
detriana sari: jazakillah khair
detriana sari: wassalamualaikum wr wb
siska: wa'alaikum salam warahmatullah wabarakatuh



My Photo
Powered by Friendster Blogs

May 2007

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31